Kegiatan Isra Miraj SMA N 1 Parung

What are you waiting for?

SMA N 1 Parung melaksanakan kegiatan keagamaan hari besar yang dilaksanakan hari rabu 22 Februari 2022 yang di laksanakan di lapangan SMA N 1 Parung, dengan mengusung tema “SEMPURNA” (Sejarah perjuangan nabi Muhammad SAW sampai ke sidratul muntaha), melalui kegiatan ini di harapkan kepada seluruh siswa siswi mengambil filosofi dan makna yang terkandung dari isra miraj ini. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara miraj adalah naiknya Rasulullah SAW ke Sidratul Muntaha, langit tertinggi yang tak dapat dijangkau oleh makhluk apa pun. Perjalanan yang sangat jauh itu dialami Rasulullah dalam waktu yang sangat singkat. Di balik mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tersebut, tak hanya menunjukkan kebesaran-Nya tetapi juga membawa sejumlah hikmah bagi setiap muslim.

Kegiatan ini di buka dengan persembahan hadroh dari rohis Al Jihad SMA N 1 Parung dan di lanjutkan dengan pembukaan oleh ibu kepala sekolah Hj Melwinda Fitri, S.Pd, M.Pd, beliau berpesan bahwa selalui memaknai kegiatan isra miraj menjadi awal perubahan karakter di sekolah dan dapat di terapkan melalui perwujudan kegiatan kegiatan sehari – hari, dalam kegiatan isra miraj ini di isi dengan kedatangan bintang tamu The Boys yang membawakan 3 lagu sehingga menambah kesemarakan kegiatan isra miraj di SMA N 1 Parung
Kegiatan isra miraj ini mengundang KH. Dede Ismail dan berliau menyampaikan terkait hikmah di balik peristiwa Isra Miraj, yaitu
1. Mempercayai kekuasaan Allah, peristiwa Isra dan Miraj menjadi bukti keagungan dan kekuasaan Allah SWT yang diperlihatkan secara langsung. Sebab, perjalanan Nabi Muhammad seolah tak masuk akal apabila dituntaskan hanya satu malam. Akan tetapi, mempercayai kuasa Allah memerlukan kacamata keimanan. Selain itu, kejadian maha dahsyat tersebut menunjukkan bahwa mukjizat itu nyata dan hanya milik Allah semata, 2. Sebagai ujian keimanan seseorang, bagi umat Islam yang benar-benar beriman pasti akan menerima kebenaran Isra Miraj dan akan semakin bertambah keimanannya. Sementara, bagi orang yang tak beriman akan semakin lemah imannya kepada Allah, 3. Perintah menjalankan sholat 5 waktu, jika umumnya perintah dari Allah SWT ke Nabi Muhammad SAW disampaikan melalui perantara Malaikat Jibril, tidak demikian dengan sholat. Allah SWT menurunkan perintah sholat secara langsung kepada Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Isra Miraj. Awalnya, Allah SWT memerintah Nabi Muhammad SAW untuk menjalankan sholat sebanyak 50 waktu dalam sehari. Namun, Rasulullah meminta keringanan pada Allah SWT sehingga menjadi sholat 5 waktu dalam sehari semalam. Dari sinilah sholat lima waktu menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh umat Islam tanpa terkecuali, 4. Syariat Nabi Muhammad SAW sebagai pungkasan, sesampainya Rasulullah SAW di Baitul Maqdis, tempat terakhir perjalanan Isra, beliau menjadi imam sholat bagi para nabi dan rasul terdahulu. Sholat jamaah Rasulullah bersama para nabi dan rasul ini menjadi bukti bahwa mereka mengikuti risalah Nabi Muhammad SAW, sekaligus mengisyaratkan bahwa syariat Nabi Muhammad SAW menghapus syariat nabi-nabi sebelumnya, 5. Hikmah dipilihnya malam hari sebagai waktu terbaik untuk berdoa, malam hari menjadi waktu istimewa, termasuk ketika terjadinya peristiwa Isra Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha. Hikmah peristiwa Isra terjadi di malam hari adalah agar orang-orang dapat mengimani sesuatu yang gaib. (Parung, Rabu, 22 Februari 2023)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top